
Di kapal pesiar, kesan mewah bukan hanya datang dari desain interior yang elegan atau pemandangan laut yang indah. Kenyamanan tamu justru sangat ditentukan oleh tim yang bekerja di balik layar: departemen housekeeping.
Banyak orang mengira housekeeping hanya soal bersih-bersih kabin. Padahal, di kapal pesiar, tanggung jawabnya jauh lebih luas dan terstruktur. Berikut penjelasan lengkap tentang fungsi housekeeping, pembagian jabatan, hingga posisi tertingginya.
Housekeeping adalah departemen yang bertanggung jawab atas kebersihan, kerapian, dan kenyamanan seluruh area akomodasi tamu serta beberapa area kru. Di kapal pesiar, standar kebersihan jauh lebih ketat dibanding hotel darat karena:
Kapal beroperasi 24 jam tanpa henti
Pergantian tamu bisa terjadi dalam waktu singkat (turnaround day)
Lingkungan laut menuntut perawatan ekstra terhadap material interior
Departemen ini biasanya berada di bawah naungan Hotel Department, sejajar dengan Food & Beverage dan Front Office.
Setiap kabin harus dibersihkan minimal dua kali sehari (morning service dan turndown service). Termasuk:
Mengganti linen dan handuk
Membersihkan kamar mandi
Merapikan tempat tidur
Mengisi ulang amenities
Detail kecil seperti lipatan selimut dan posisi bantal pun memiliki standar tersendiri.
Housekeeping juga bertanggung jawab atas:
Koridor kabin
Tangga dan lift
Area lounge tertentu
Beberapa fasilitas umum
Tim khusus biasanya menangani area publik karena lalu lintas tamu sangat tinggi.
Semua linen, handuk, dan seragam kru dikelola dengan sistem inventaris ketat. Kesalahan kecil bisa berdampak pada ribuan tamu dalam satu pelayaran.
Kapal pesiar menerapkan protokol sanitasi internasional. Pemeriksaan bisa datang sewaktu-waktu dari otoritas maritim. Karena itu, kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi juga keselamatan.
Struktur organisasi housekeeping di kapal pesiar cukup hierarkis. Berikut pembagian umumnya:
Posisi entry level.
Tugas utama: membersihkan area publik, vacuum, pel lantai, polishing.
Bertanggung jawab langsung atas kabin tamu.
Biasanya menangani 15–25 kabin tergantung ukuran kapal.
Membantu cabin steward dalam menangani kabin, linen, dan permintaan tamu.
Mengelola pencucian linen dan seragam kru.
Mengawasi beberapa cabin steward dalam satu deck (lantai).
Memastikan standar kebersihan terpenuhi.
Membantu koordinasi operasional housekeeping secara keseluruhan.
Inilah jabatan tertinggi dalam departemen housekeeping.
Tanggung jawabnya meliputi:
Mengatur seluruh operasional housekeeping
Mengelola ratusan kru dalam satu departemen
Menyusun jadwal kerja dan rotasi
Mengontrol budget departemen
Berkoordinasi dengan Hotel Director
Di kapal besar, jumlah kru housekeeping bisa mencapai 200–300 orang. Executive Housekeeper harus memastikan semua berjalan efisien tanpa mengganggu kenyamanan tamu.
Di atasnya, dalam struktur besar kapal, biasanya ada Hotel Director yang memimpin seluruh divisi hotel termasuk housekeeping.
Bekerja di laut berbeda dengan hotel darat. Beberapa tantangan yang sering dihadapi:
Jam kerja panjang
Tekanan standar internasional
Interaksi dengan tamu dari berbagai negara
Adaptasi terhadap gerakan kapal
Namun, di sisi lain, posisi ini sering menjadi pintu masuk karier di industri kapal pesiar. Banyak kru memulai dari utility atau cabin steward sebelum naik jabatan.
Housekeeping di kapal pesiar bukan sekadar pekerjaan kebersihan. Ini adalah tulang punggung kenyamanan tamu. Tanpa tim housekeeping yang solid, pengalaman mewah di atas kapal tidak akan tercipta.
Struktur jabatannya jelas, peluang kenaikan karier terbuka, dan posisi tertingginya—Executive Housekeeper—memegang peranan strategis dalam operasional kapal.
Bagi Anda yang ingin berkarier di kapal pesiar, memahami struktur dan fungsi housekeeping adalah langkah awal yang penting. Karena di industri ini, detail kecil bisa menentukan kesan besar.
Leave a Comment